ERD RENTAL MOBIL PERUSAHAAN KARAS RENTAL CAR


Simbol-simbol untuk membuat diagram ERD:


Nama Perusahaan        : Karas Rental Car
Alamat                         : Jl.Merkuri Selatan III No.217 Bandung

Karas rental car adalah perusahaan yang bergerak dibidang rental/sewa mobil, dalam tugas kali ini kami akan mengusulkan perancangan ERD untuk kegiatan perusahaan tersebut.
Sebelum membuat ERD kami mempelajari fakta-faktaalur proses Bisnis yang terjadi di Karas Rental Car:
1.      Perusahaan tersebut mempunyai beberapa jenis/model mobil yaitu: SUV, sedan, MPV, jeep, dan city car.
2.      Setiap jenis mobil tersebut mempunyai beberapa mobil.
3.      Setiap customer yang datang dicatat pada sebuah buku yaitu no identitas, jenis identitas nama, alamat, tanggal lahir dan no telepon.
4.      Setiap melakukan transaksi customer diberikan no_sewa kendaraan
5.      Apabila pengembalian kendaraan tidak sesuai dengan tanggal yang ditetapkan maka akan dikenakan denda.
Berikut tahapan-tahapan yang kami buat dalam membuat ER-Diagram proses Rental Mobil di Karas Rental Car :

1. Mengidentifikasi Entitas yang terbentuk yaitu:
Terdapat 3 Entitas yaitu Rental, Mobil dan Customer
2. Menentukan atribut-atribut dari setiap entitas

Entitas
Atribut
Rental
no_npwp, nama, alamat, no_telp, jml_mobil
Mobil
kode_mobil, merk, model, thn_buat
Customer
no_id, jenis_id, nama, alamat, tgl_lahir, no_telp

 3. Menentukan atribut primary key dari setiap entitas.
- Pada entitas Rental, no_npwp digunakan sebagai primary key
- Pada entitas Mobil, kode_mobil digunakan sebagai primary key
- Pada entitas Customer, no_id digunakan sebagai primary key


4. Menentukan relationship antar entitas.
- Antara entity Rental & Mobil terdapat sebuah relationship yaitu “Punya”
- Antara entity Customer & Mobil terdapat sebuah relationship yaitu “Transaksi”

5. Menentukan atribut-atribut dari setiap relationship (jika ada).
- Pada Relationship "Punya" mempunyai attribute : tidak ada
- Pada Relationship "Transaksi" mempunyai attribute : no_sewa, jenis_mobil, tgl_sewa, tgl_kembali, biaya, denda

6. Menentukan Cardinality Ratio.
- Cardinality Ratio antara Rental & Mobil Disebut One to Many, karena rental dapat mempunyai mobil lebih dari 1
- Cardinality Ratio antara Customer & Mobil Disebut One to Many, karena seorang Customer dapat menyewa mobil lebih dari 1

7. Menentukan Participation Constraint.

Berikut ERD PROSES RENTAL MOBIL di KARAS RENTAL CAR :

Komentar

  1. 1.Entitas yang terbentuk :
    Terdapat 3 entitas dealer, motor,dan costumer
    2.Atribut setiap Entitas :
    Dealer : no_npwp,nama,alamat,no_telp
    Motor : no_pol,no_mesin,nama_motor,merk,tahun_pembuatan,warna,model
    Costomer : no_ktp,nama_pelanggan,alamat,no_telp
    3.Atribut primary key pada setiap atribut :
    -Pada entitas Dealer,no_npwp digunakan sebagai primary key
    -Pada entitas Motor,no_pol digunakan sebagai primary key
    -Pada entitas Costomer,no_ktp digunakan sebagai primary key
    4.Menentukan Relationship antar entitas
    -Pada entity Costomer & Motor terdapat sebuah relationship yaitu “Membeli”
    -Pada entity Motor&Dealer terdapat sebuah relationship yaitu “Transaksi”
    5.Atribt atribut dari setiap realitionship(jika ada):
    -Pada relationship “Membeli” mempunyai atribut : tidak ada
    -Pada relationship “Transaksi” mempunyai atribut : no_nota,jenis_motor,tgl_pembelian,biaya,garansi
    6.Kardinality:
    -Kardinality antara Costomer ke Motor disebut One to Many,karena satu costomer dapat membeli lebih dari satu motor.
    -Kardinality antara Motor ke Dealer disebut Many to One, karena banyak motor dapat dijual olleh satu dealer.

    Rosiana
    XI RPL
    SMK Taruna Bhakti

    BalasHapus
  2. 1).entitas yg terbentuk
    Terapat 3 entitas tentang penjual motor
    2). menentukan atribut dari setiap entitas
    -rental: no npwp, nama ,alamat, no_telepon jml_motor
    -motor:kode motor merek,thn_buat
    -costumer:no_id jenis id,nama,alamat,tgl_lahir,no_telepon
    3). menentukan atribut primary key ari setiap entitas
    -pada entitas dealer ,no_npwpdigunakan sebagai primary key
    -pada entitas motor,kode_motor digunakan sebagai primary key
    -pada entitas customer,no_id digunakan sebagai primary key
    4).menentukan relationship antara entitas
    -antara entity dealer & motor terdapat sebuah relationsihip yaitu “punya”
    -antara entity customer&motor terdapat sebuah relationship yaitu “transaksi”
    5). Menentukan atribut-atribut dari setiap relationship (jika ada)
    -pada relationship “punya” mempunyai attribute: tidak ada
    -pada relationship “transaksi” mempunyai attribute:no_sewa,jenis motor,tgl_sewa tgl_kembali’biaya,denda
    6).menentukan carinality ratio
    -carinality ratio antara dealer&motor disebut one to many,karena seorang customer apat menyewa mobil lebih dari 1
    -carinalitiy ratio antara costumer &motor disebut one to many, karena seorang customer deler motor lebih 1
    7).menentukan participasi constraint




    aalprastia

    BalasHapus
  3. 1. ENTITAS YANG TERBENTUK– DEALER SEPEDA MOTOR,DAN ARISTA JAGABAYA
    2. TENTUKAN ATRIBUT- ATRIBUT DARI SETIAP ENTITAS
    3.
    JAWAB: TERDAPAT 3 ENTITAS JAWAB :
    ENTITAS ATRIBUTT
    DEALER No_npwp,nama,alamat,no_tlp,jml_motor
    MOTOR Kode_motor,merk_motor,thn_buat
    ARISTA JAGABAYA No_id,jenis_id,nama,alamat,tgl_lahir,no_tlp


    4. TENTUKAN ATRIBUT PRIMARY KEYDARI SETIAP ENTITAS
    JAWAB: DEALER : no_npwf sebagai premery key
    MOTOR : kd_motor sebagai primary key
    ARISTA : no_id sebagai primary key
    5. TENTUKAN RELATIONSHIP ANTAR ENTITAS
    JAWAB : dealer & motor relationshipnya yaitu: “punya”
    Arista & motor relationshipnya yaitu : “transaksi”
    6. TENTUKAN ATRIBUT-ATRIBUT DARI SETIAP RELATIONSHIP
    JAWAB : relationship “transaksi”mempunyai attributt:no_pembeli,jenis_motor,tgl_pembeli,tgl_kembali,biaya,denda
    7. TENTUKAN KARDINALITAS & CARDINALITALY RATIO
    JAWAB:
    - Antar dealer&motor di sebut one to many,dapat mempunyai mobil lebih dari 1
    - Antar arista jagabaya&motor di sebut one to many ,karna dapat membeli motor lebih dari 1N

    faisal rizik

    BalasHapus
  4. Nama Perusahaan : SAHIRA KOMPUTER
    Alamat : Jl.Merkuri Selatan III No.217 Bandung


    Toko Sahira Komputer merupakan sebuah toko yang bergerak di bidang penjualan SPARE PART computer.
    1. Mengedintifikasi entitas yang terbentuk yaitu : Suplier,Barang,konsumen,Karyawan,Transaksi Suplay,Transaksi Jual
    2. Menentukan atribut-atribut dari setiap entitas
    Entitas Atribut
    Suplier Id_suplier,Nama_suplier,No_telepon,Alamat
    Barang Id_barang,Nama_barang,Harga,Stok
    Konsumen No_Nota,Nama
    Karyawan Id_karyawan,Nama_karyawan,No_Hp,Alamat
    Transaksi Suplay Id_transaksi suplay,Jumlah_barang,Tanggal,Total_Harga
    Transaksi Jual Id_Transaksi Jual,Jumlah_barang,Tanggal,Total_harga

    3. Menentukan atribut primary key dari setiap entitas
    - Pada entitas suplier, Id_suplier digunakan sebagai Primary key
    - Pada entitas suplier, Id_Barang digunakan sebagai Primary key
    - Pada entitas suplier, No_nota digunakan sebagai Primary key
    - Pada entitas suplier, Id_Karyawan digunakan sebagai Primary key
    - Pada entitas suplier, Id_Transaksi Suplay digunakan sebagai Primary key
    - Pada entitas suplier, Id_Transaksi jual digunakan sebagai Primary key
    4. Menentukan Relasionship antar entitas
    - Antara entity Suplier&Barang terdapat sebuah relasionship yaitu “mengsuplay”
    - Antara entity Barang&Konsumen terdapat sebuah relasionship yaitu “Di beli”
    - Antara entity Konsumen&karyawan terdapat sebuah relasionship yaitu “Di layani”
    - Antara entity Karyawan&Transaksi suplay,Transaksi Jual terdapat sebuah relasionship yaitu “Mencatat”
    5. Menentukan atribut_atribut dari setiap relasionship (jika ada)
    - Pada relasionship “mengsuplay” mempunyai atribute : tidak ada
    - Pada relasionship “Di beli” mempunyai atribute : tidak ada
    - Pada relasionship “Di layani” mempunyai atribute : tidak ada
    - Pada relasionship “mencatat” mempunyai atribute : tidak ada
    6. Menentukan cardinality ratio
    - Cardinality ratio antara suplier & barang disebut many to many, karena suplier bisa mengsuplay banyak barang
    - Cardinality antara barang & konsumen disebut many to many, karena beberapa barang bisa dibeli oleh banyak konsumen
    - Cardinality antara konsumen & karyawan disebut many to many, karena beberapa konsumen bisa dilayani oleh banyak karyawan
    - Cardinality antara karyawan & transaksi suplay disebut many to many, karena beberapa karyawan mencatat banyak transaksi suplay
    - Cardinality antara karyawan & transaksi jual disebut many to many, Karena beberapa karyawan mencatat banyak transaksi jual


    ROBI NURDIANTO
    XI RPL SMK TARUNA BHAKTI KADUGEDE

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasa Tani

SOAL BASIS DATA KELAS XI RPL SMK TARUNA BHAKTI KADUGEDE KUNINGAN